MICE kembali berkesempatan mengirimkan murid-muridnya ke luar negeri. Kali ini kegiatan penyambutan dan penanda tanganan Mou di laksanakan di propinsi lain, Propinsi Yasothon. Dan tentunya, saya kembali di ajak! Amin, laporan makin penuh! Terima kasih, MICE!
Perjalanan ini memakan waktu setengah hari. Hari pertama, dalam perjalanan menuju propinsi Yasothon di ujung timur Thailand, saya berkesempatan diajak melewati beberapa kota dan propinsi di Thailand. Salah satu tujuan kami adalah propinsi Lopburi.
Bersama para guru dan staf MICE, saya diajak ke beberapa situs menarik. Dan nampaknya, bukan hanya saya yang pertama kali mampir ke tempat tersebut.
Salah satu tempat utama yang kami kunjungi adalah Musuem Raja Narai. Museum ini dulunya merupakan benteng kerajaan. Dan uniknya, pintu gerbang merah besar (ada di foto) itu dibuat tinggi karena untuk para gajah masuk. Zaman dahulu kala, gajah dipakai sebagai sarana traansportasi.
Di dalam museum tersebut banyak terdapat peninggalan dari berbagai macam budaya, tetapi terutama Kerajaan Thailand itu sendiri. Kompleks museum ini sangat besar dan bervariasi sehingga bisa berjam-jam kami di sana.
Tak jauh dari museum ini, juga ada candi (istilahnya: Wat) yang berisi berbagai monyet yang konon sudah ada semenjak zaman dahulu kala. Ketika saya bilang ada, ini benar-benar "banyak" monyet berkeliaran di area sekitar candi. Saya sekali saya hanya dapat memotret dari jauh karena monyet-monyet di sini terkenal iseng. Jadi kami semua main aman, dari dalam mobil saja. Kalau mau turun, hati-hati dengan barang bawaan Anda.
Ini adalah hari pertama sebelum kami sampai di Yasothon untuk kegiatan MoU pengiriman murid ke Tiongkok.


No comments:
Post a Comment